Senin, 26 Desember 2011

BAB 5 MASYARAKAT MULTIKULTURAL

Mata Pelajaran : Sosiologi
Kelas / Semester : XI / 2 (Dua)

URAIAN MATERI

1. Pengertian Masyarakat Multikultural

Dalam suatu masyarakat pasti akan menemukan banyak kelompok masyarakat yang memiliki karakteristik berbeda-beda. Perbedaan-perbedaan karakteristik itu berkenaan dengan tingkat diferensiasi dan stratifikasi sosial. Masyarakat seperti ini disebut sebagai masyarakat multikultural. Masyarakat multikultural sering juga disebut masyarakat majemuk.

Minggu, 25 Desember 2011

BAB 4 KELOMPOK SOSIAL DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL

Mata Pelajaran : Sosiologi
Kelas / Semester : XI / 2 (Dua)
Standar Kompetensi : Menganalisis kelompok sosial dalam masyarakat multikultural
Kompetensi Dasar :
1. Mendeskripsikan berbagai kelompok sosial dalam masyarakat multikultural.
2. Menganalisis perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural.
3. Menganalisis keanekaragaman kelompok sosial.
Indikator :
1. Mendiskripsikan pengertian kelompok sosial.
2. menguraikan macam-macam kelompok sosial dalam masyarakat multikultural.
3. Mendiskripsikan keragaman suku-suku bangsa di dunia.
4. Mendiskripsikan keragaman suku-suku bangsa di Indonesia.
5. Mendiskripsikan aneka ras di dunia.
6. Mendiskripsikan aneka ras di Indonesia.
7. Mendiskripsikan aneka agama dan kepercayaan di Indonesia.
8. Mendiskripsikan aneka organisasi dan politik di Indonesia.
9. Menjelaskan Konsolidasi.
10. Menjelaskan Interaksi.
11. Menjelaskan primordialisme dan etnosentrisme.



URAIAN MATERI
A. ANEKA MACAM KELOMPOK SOSIAL DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL
Menurut Mac Iver dan Page kelompok adalah sejumlah individu yang saling berinteraksi satu sama lain. Para ahli yang lain juga memberi batasan tentang kelompok yakni suatu kehidupan bersama individu dalam suatu ikatan. Ikatan hidup bersama tersebut adanya interaksi dan interrelasi sosial yang memungkinkan timbulnya perasaan bersama.

Kamis, 22 Desember 2011

PENGARUH PROGRAM DANA BOS (Biaya Operasional Sekolah) TERHADAP TIPE BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP Negeri 5 BANJARNEGARA

2. PENDAHULUAN
2.1 LATAR BELAKANG
Pendidikan merupakan hak dasar bagi seluruh warga Negara, di Negara manapun dan di belahan bumi manapun. Dan sudah barang tentu Negara (pemerintah) sebagai pengemban amanah rakyat bertanggung jawab penuh atas terselenggaranya pendidikan bagi warga negaranya. Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.

STANDAR ISI MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SMA/MA KURIKULUM KTSP


Posted by anakpohon December 21, 2011 Leave a Comment
Mata Pelajaran Sosiologi untuk SMA / MA
A.  Latar Belakang
Sosiologi ditinjau dari sifatnya digolongkan sebagai  ilmu pengetahuan murni (pure science)  bukan ilmu pengetahuan terapan (applied science). Sosiologi dimaksudkan untuk memberikan kompetensi kepada peserta didik dalam memahami konsep-konsep sosiologi seperti sosialisasi, kelompok sosial, struktur sosial, lembaga sosial, perubahan sosial, dan konflik sampai pada terciptanya integrasi sosial. Sosiologi  mempunyai dua pengertian dasar yaitu sebagai ilmu dan sebagai metode. Sebagai ilmu, sosiologi merupakan kumpulan pengetahuan tentang masyarakat dan kebudayaan yang disusun secara sistematis berdasarkan analisis berpikir logis. Sebagai metode, sosiologi  adalah  cara berpikir untuk mengungkapkan realitas sosial yang ada dalam masyarakat dengan prosedur dan teori yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Selasa, 13 Desember 2011

SISTEM RELIGI MASYARAKAT TENGGER Mohammad Riza Pahlevi, Adit Dewantoro, Hanafiyatul ulya, Nafisatur Rosidah, Ikhwan Panji, 2011, Universitas Negeri Semarang

ABSTRAK

Masyarakat Tengger adalah suatu masyarakat yang mendiami wilayah di sekitar kawasan Bromo. Masyarakat Tengger mayoritas beragama hindu yang masih kental dengan kepercayaan dan adat istiadat nenek moyangnya. Penelitian dilakukan di Desa Ngadisari kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Sabtu, 10 Desember 2011

CONTOH PROPOSAL SKRIPSI


1.    JUDUL :
PENGARUH PROGRAM KB VASEKTOMI TERHADAP KEADILAN GENDER PADA PEREMPUAN (pada masyarakat desa Gembongan Kecamatan Sigaluh Kanupaten Banjarnegara)

Jumat, 09 Desember 2011

Contoh Angket Penelitian


ANGKET TANGGAPAN MASYARAKAT TENTANG PENGARUH PROGRAM KB VASEKTOMI TERHADAP KESEJAHTERAAN PEREMPUAN

A.    Tujuan : Mengetahui tanggapan masyarakat desa Gembongan kecamatan Sigaluh kabupaten Banjarnegara tentang pengaruh program KB vasektomi terhadap kesejahteraan perempuan.

B.     Petunjuk pengisian :
1.      Bacalah pertanyaan berikut  ini dengan baik dan benar.
2.      Berilah jawaban yang menurut anda setuju atau itu menjadi jawaban anda.
3.      Berilah tanda (X) pada jawaban yang anda pilih.
4.      Jawaban yang anda berikan tidak mempengaruhi kehidupan pribadi anda.

Sabtu, 03 Desember 2011

RAMBUT GEMBEL DI DATARAN TINGGI DIENG JIKA DILIHAT DARI FAKTOR KESEHATAN


BAB I                                                   
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Masyarakat Jawa sebagai salah satu golongan etnis di Indonesia tampak mempunyai sikap hidup yang berbeda dengan golongan etnis lainnya. Asal- usul orang jawa, tradisi orang jawa merupakan salah satu landasan sikap hidup orang jawa. Untuk mengungkap sikap orang Jawa diperlukan pengetahuan asal- usul dan kehidupannya menurut adat serta tradisinya.

Senin, 28 November 2011

Kebudayaan Petani Jawa



KEBUDAYAAN PETANI JAWA

1.      Kajian Mengenai Masyarakat Petani Jawa
82,54 % dari penduduk Jawa pada tahun 1970 masih tergolong dalam sektor ekonomi primer, bagi para petani dalam komuniti-komuniti pedesaan, hal-hal yang bersangkutan dengan pertanian untuk penggunaan sendiri, merupakan unsur utama dalam kebudayaan Jawa.
2.      Sosialisasi dan Enkulturasi dalam Keluarga Inti Petani

TEKNIK PENILAIAN


Membuat Teknik Penilaian.

A.    Teknik Penilaian Unjuk Kerja
1.      Daftar Cek

Format Penilaian Diskusi kelompok
Nama Peserta Didik : Budi                                             Kelas : XI 2
No.
Aspek Yang Dinilai
Ya
Tidak
1.
Keaktifan dalam berdiskusi
V

2.
Kemampuan menyampaikan pendapat
V

3.
Kemampuan memberikan informasi
V

4.
Kemampuan mengajukan pertanyaan
V

5.
Kemampuan berbicara
V

6.
Kemampuan menggunakan bahasa yang baik

V
7.
Menghargai pendapat teman

V
Skor yang dicapai
5
Skor maksimum
7

Cara penilaian :
Nilai yang dicapai                                                5
                                    × 100                                              ×      100   =   71,42
Nilai maksimum                                                   7
Jumlah skor :
85 – 100 = sanagat baik
70 – 80   = baik
60 – 70   = cukup
40 – 60   = kurang

PENGARUH KEBERADAAN INSTITUSI PENDIDIKAN SLB TERHADAP MASYARAKAT TUNA RUNGU DI KABUPATEN BANJARNEGARA


PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Dari lahir samapai mati manusia hidup sebagai anggota masyarakat. Hidup dalam masyarakat berarti adanya interaksi sosial dengan orang-orang disekitar dan demikian mengalami pengaruh dan mempengaruhi orang lain. Interaksi sosial sangat utama dalam setiap masyarakat.